SIARAN PERS DPP FKI-1
DPP FKI-1 INGATKAN KADER UNTUK MENGANTISIPASI KONFLIK LOKAL KARENA HASIL PEMILU LEGISLATIF
M.Julian Manurung:
Tidak Ada Parpol Raih 25 % Suara Di Pileg 9 April 2009
Jakarta,(7/4).Ketua Umum DPP Front Komunitas Indonesia Satu (FKI-1), M.Julian Manurung pada pers (7/4) mengungkapkan bahwa organisasi yang dipimpinnya merasa perlu untuk membuat surat edaran (SE) kepada seluruh pengurus FKI-1 untuk mengantisipasi terjadinya konflik atau keributan lokal akibat hasil pemilu legislative 9 April 2009 yang tinggal beberapa hari lagi. Benih konflik itu sejak dini semakin terlihat jelas ditengah-tengah masyarakat di berbagai daerah dan tidak tertutup kemungkinan konflik lokal tersebut jika tidak diantisipasi semua pihak akan menjadi konflik nasional bila skala wilayahnya menjadi meluas.
“Benih konflik tersebut kasat mata dapat dilihat dan itu akan menjadi kenyataan bila tidak segera diantisipasi oleh aparat kepolisian, khususnya parpol yang ikut menjadi peserta pemilu serta masyarakat sendiri,”ungkap M.Julian Manurung seraya mengatakan, salah satu benihnya dapat diketahui dari perolehan persentase suara pada pemilu legislative pada tanggal 9 April nanti. Karena dimungkinkan pada pemilu legislative nanti tidak satu partai politik pun yang akan berhasil meraih 25 persen suara atau 20 persen kursi, sehingga tidak sebuah parpol pun yang dapat secara tunggal tanpa koalisi dapat mengusung calon presidennya untuk bertarung pemilu presiden yang akan berlangsung pada 8 Juli 2009. Selain itu, benih konflik juga timbul dari aturan electoral threshold (ET) 2,5 persen sesuai ketentuan undang-undang.
''Para Caleg yang sudah berupaya merebut simpati konstituennya akan tidak begitu mudah menerima sanksi bila partai politiknya tidak berhasil melewati electoral threshold (ET) 2,5 persen, Ironisnya, para pendukung caleg yang notabene kurang memahami aturan undang-undang yang ada pun akan mudah tersulut emosinya yang mengakibatkan terjadinya konflik-konflik lokal,”sebut Julian Manurung yang mengaku prihatin dengan minimnya pengetahuan masyarakat Indonesia dengan dunia politik di negerinya sendiri. Selain itu, masih digunakannya budaya politik lama oleh partai politik, baik yang sudah lama maupun oleh parpol baru yakni menempatkan kadernya dari unsur DPP (dewan pimpinan pusat) menjadi calon legislative (Caleg) khususnya DPR RI, bukan mengedepankan unsur kaderisasi atau memajukan caleg dari dari pengurus wilayah/provinsi yang ada, sehingga para pengurus wilayah/provinsi yang ada terkesan setengah hati untuk memenangkan caleg yang diusung atau ditetapkan oleh DPP para parpol.
M.Julian Manurung kembali mengingatkan kader FKI-1 di semua tingkatan dan disemua wilayah tanah air untuk mewaspadai terjadinya konflik-konflik lokal akibat hasil pemilu legislative tersebut dengan bekerjasama dengan aparat keamanan (TNI/Polri).
Jakarta, 7 April 2009
Ketua Umum DPP FKI-1
Ttd.
(M.Julian Manurung)
Sekretariat:Gd.Dewan Pers.Jl.Kebon Sirih No:32-34 Jakarta Pusat.Tlp:0213503349, 3864167.Hp.0818798586.Emai:satufki@gmail.com.Website:www.apindonesia.com.